|
Robohnya Surau Kami Novel karya sastrawan Indonesia ini mendapatkan banyak apresiasi, terbukti dari terbitan pertamanya pada tahun 1986 sampai tahun 2007 lalu telah mencapai terbitan ke-13. Novel yang berisi kumpulan cerita pendek ini merupakan karya apik dari A.A Navis. Salah satu cerita pendek yang menggores kalbu pembaca adalah cerita "Robohnya Surau Kami". Bahkan untuk seorang pembaca non-muslim sekalipun merasa puas dengan bungkusan tokoh,alur dan tekanan pada cerita tersebut, dimana secara garis besar menggambarkan bahwa hidup manusia itu berbagi dan dengan tulus mengabdikan diri untuk orang lain. Jika tidak, sama halnya dengan seorang yang tidak beragama sekalipun. ![]() Cerita yang menekankan tokoh kakek yang pada akhirnya hidupnya menjaga sebuah surau kecil di sebuah desa ini menjadi sorotan utama dalam cerita. Dalam kesederhanaan bahkan kekurangannya dia mengabdikan diri untuk orang lain dengan tetap memelihara surau sebagai tempat beribadah dan tempat untuk mengingatkan orang untuk sembhayang. Dan akhirnya surau itu roboh. Cerita ini begitu polos, murni dan sederhana yang membuat pembaca terkejut dan terbuka. |
| Leave a Comment: |